Tampilkan postingan dengan label Milan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Milan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Januari 2009

Jangan Tinggalkan Kami Pangeran


Kaka adalah pangeran Rossonerri. Sumbangsihnya selama ini dengan begitu besar pada tim kesayangan kita, AC Milan
Sebenarnya kesetiaan Kaka tak perlu diragukan. Tawaran menarik darei Madrid dan Chelsea, tak membuat pria Katolik taat ini berpaling dari Milan. Namun apakah Kaka bisa sebesar seekor anjing herder kepada majikannya? belum tentu.
Kini, kesetiaan Kaka diujui. Ya, Manchaster City yang amat ngebet dengan Kaka rela merogoh kocek sedalam 100 juta pound untuk memboyong suami Caroline Cellico ini. Bukan hanya itu, City juga siap menggaji Kaka sebesar 500.000 pound per pekan.
Tanda-tanda Kaka akan pergi terlihat saat Milan berhasil mempecundangi Fiorentina 1-0. Setelah peluit panjang dibunyikan, Kaka langsung memberi lambaian tangan kepada para milanisti. Selain itu, Kaka juga memeluk rekan-rekan timnya satu per satu.
Hal yang dilakukan Kaka ini seolah merupakan salam perpisahan untuk Milan. Sinyal kepergian Kaka diperkuat dengan fakta kalau Milan mempunyai total hutang sebesar 100 juta pound, sama dengan banderol yang ditawar City untuk mendapatkan Kaka. Jadi, bila Kaka terjual, Milan bisa menutup seluruh hutangnya.
Tapa. apapun yang terjadi, kami para milanisti tidak ingin dikau pergi, wahai juara sejati. Performamu memang sedikit berkurang pasca datangnya Ronaldinho ke Via Turati. Meskipun begitu, kau tetap roh permainan Milan kami. kami tak tahu apa yang terjadi jika engkau meninggalkan Milan. So,jangan tinggalkan kami, pangeran!

Senin, 12 Januari 2009

Beckham kurang gereget


Semua milanisti di seluruh dunia, pasti sudah menanti-nanti debut Beckham bersama AC Milan. Nah, kebetulan tadi pagi, saat Milan melawat ke Olimpico guna menghadapiu Roma, Beckham langsung turun sebagai starte. Nggak tanggung-tangung, dia main selama 90 menit!
Namun sayang, penampilan Beckham pada debutnya nggak ada geregetnya sama sekali. Apalagi di babak pertama. Suami Victoria Adams ini terlighat amat canggung. Ditugaskan sebagai perusak irama permainan lawan, Beckham tak mampu melakukannya. Walhasil, meskipun kalah ball possesion, Roma terlihat dapat mengembangkan permainan. Untungnya, para punggawa rossonerri mampu memperbaiki permainan pada babak kedua.
Bukan hanya itu, umpan-umpan crossing yang menjadi ciri khasnya sama sekali tak ada yang membuahkan hasil. Namun ini bukan sepenuhnya salah Becks.
Carlo Anceelloti jelas merupakan sosok yang paling bersalah atas kurang geregetnya penampilan Beckham senin(11/01) dini hari tadi. Keputusan Carleto memberikan peran sebagai perusak irama lawan jelas merupakan kesalahan besar. Sebab, kita tahu Beckham adalah gelandang yang lebih bertipe menyerang, bukan gelandang bertipe bertahan seperti Gatusso atau Flamini.
Meskipun penampilan Becks belum memuaskan , saya tetap mengucapkan, Benvenutto Becks!! Selamat datang Becks